struktur resume jurnal

Hello Sobat Pintar, apakah kamu pernah mengalami kesulitan dalam menyusun resume jurnal? Jika ya, maka kamu tidak sendirian. Banyak orang mengalami kesulitan dalam menyusun resume jurnal yang efektif. Resume jurnal adalah ringkasan singkat dari sebuah jurnal atau artikel ilmiah. Resume jurnal ini biasanya disertakan pada bagian awal jurnal dan dapat menjadi panduan bagi pembaca untuk memahami isi jurnal secara keseluruhan.

1. Mulailah dengan Informasi Dasar

Resume jurnal harus dimulai dengan informasi dasar tentang jurnal tersebut. Informasi dasar yang harus disertakan adalah judul jurnal, nama penulis, nama jurnal, dan tahun publikasi. Informasi dasar ini harus disajikan dengan jelas dan mudah dipahami.

2. Buatlah Ringkasan Singkat dari Isi Jurnal

Setelah menyajikan informasi dasar, langkah selanjutnya adalah membuat ringkasan singkat dari isi jurnal. Ringkasan ini harus mencakup semua hal penting yang dibahas dalam jurnal tersebut. Pastikan kamu hanya menyertakan informasi yang relevan dan penting saja.

3. Gunakan Bahasa yang Mudah Dipahami

Saat menyusun resume jurnal, pastikan kamu menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca. Hindari penggunaan istilah teknis yang sulit dipahami oleh pembaca non-ilmiah. Gunakanlah bahasa yang sederhana namun tetap menjaga keakuratan informasi.

4. Buatlah Resume Jurnal yang Ringkas

Resume jurnal harus dibuat dengan ringkas dan padat. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang dan rumit. Gunakan kalimat yang singkat dan padat untuk menyampaikan informasi dengan jelas dan mudah dipahami.

5. Sertakan Kesimpulan

Resume jurnal harus menyertakan kesimpulan yang jelas dan mudah dipahami. Kesimpulan ini harus mencakup hasil utama dari jurnal tersebut. Pastikan kesimpulan yang kamu tulis tidak terlalu panjang dan hanya mencakup hal-hal penting saja.

6. Gunakan Format yang Benar

Resume jurnal harus menggunakan format yang benar. Pastikan kamu menggunakan font yang sama dengan jurnal asli. Selain itu, pastikan kamu menyertakan halaman dan nomor volume jurnal tersebut.

7. Hindari Penggunaan Kalimat yang Berlebihan

Resume jurnal harus dibuat dengan kalimat yang singkat dan padat. Hindari penggunaan kalimat yang berlebihan dan sulit dipahami. Gunakan kalimat yang sederhana namun tetap menjaga keakuratan informasi.

8. Sertakan Kata Kunci

Saat menyusun resume jurnal, pastikan kamu menyertakan kata kunci yang relevan dengan jurnal tersebut. Kata kunci ini dapat membantu pembaca untuk menemukan jurnal yang mereka butuhkan dengan lebih mudah.

9. Gunakan Tabel atau Grafik (Jika Diperlukan)

Jika ada informasi yang sulit untuk disajikan dalam bentuk kalimat, kamu dapat menggunakan tabel atau grafik untuk menyajikan informasi tersebut. Namun, pastikan kamu tetap menjaga kesederhanaan tabel atau grafik yang kamu buat.

10. Periksa Kembali Resume Jurnal yang Telah Kamu Buat

Sebelum kamu menyertakan resume jurnal pada jurnal asli, pastikan kamu sudah memeriksanya dengan seksama. Pastikan tidak ada kesalahan atau informasi yang kurang pada resume jurnal tersebut.

11. Sertakan Referensi

Saat menyertakan resume jurnal pada jurnal asli, pastikan kamu juga menyertakan referensi dari jurnal tersebut. Referensi ini dapat membantu pembaca untuk menemukan jurnal asli dengan lebih mudah.

12. Buatlah Resume Jurnal yang Menarik

Resume jurnal yang menarik dapat membuat pembaca tertarik untuk membaca jurnal tersebut secara keseluruhan. Oleh karena itu, pastikan kamu membuat resume jurnal yang menarik dan mudah dipahami oleh pembaca.

13. Sertakan Gambar atau Ilustrasi (Jika Diperlukan)

Jika ada informasi yang sulit dipahami hanya dengan menggunakan kata-kata, kamu dapat menyertakan gambar atau ilustrasi untuk membantu memperjelas informasi tersebut. Namun, pastikan gambar atau ilustrasi yang kamu sertakan relevan dengan informasi yang disajikan.

14. Hindari Penggunaan Jargon atau Bahasa yang Terlalu Teknis

Resume jurnal harus disusun dengan bahasa yang mudah dipahami oleh pembaca non-ilmiah. Hindari penggunaan jargon atau bahasa yang terlalu teknis yang sulit dipahami oleh pembaca non-ilmiah.

15. Gunakan Paragraf yang Singkat

Resume jurnal harus disusun dengan paragraf yang singkat dan padat. Hindari penggunaan paragraf yang terlalu panjang dan rumit. Gunakan paragraf yang singkat untuk menyampaikan informasi dengan jelas dan mudah dipahami.

16. Sertakan Kata Pendahuluan

Resume jurnal harus menyertakan kata pendahuluan yang menjelaskan tentang latar belakang dan tujuan dari jurnal tersebut. Kata pendahuluan ini dapat membantu pembaca untuk memahami konteks dari jurnal tersebut.

17. Buatlah Resume Jurnal yang Singkat

Resume jurnal harus dibuat dengan singkat dan padat. Hindari penggunaan kalimat yang terlalu panjang dan rumit. Buatlah resume jurnal yang hanya mencakup informasi penting dan relevan saja.

18. Sertakan Informasi tentang Metode Penelitian

Jika jurnal yang kamu ringkas adalah sebuah penelitian, pastikan kamu juga menyertakan informasi tentang metode penelitian yang digunakan. Informasi ini dapat membantu pembaca untuk memahami bagaimana penelitian tersebut dilakukan.

19. Periksa Kembali Tanda Baca dan Ejaan

Sebelum kamu menyertakan resume jurnal pada jurnal asli, pastikan kamu memeriksa kembali tanda baca dan ejaan yang kamu gunakan. Pastikan tidak ada kesalahan pada tanda baca dan ejaan tersebut.

20. Sertakan Link ke Jurnal Asli

Terakhir, pastikan kamu juga menyertakan link ke jurnal asli jika kamu mempublikasikan resume jurnal tersebut secara online. Link ini dapat membantu pembaca untuk menemukan jurnal asli dengan lebih mudah.

Kesimpulan

Menyusun resume jurnal memang tidak mudah, namun dengan mengikuti tips-tips di atas, kamu dapat membuat resume jurnal yang efektif dan mudah dipahami oleh pembaca. Pastikan kamu menyertakan informasi yang relevan dan penting saja, serta membuat resume jurnal yang singkat dan padat. Selamat mencoba!

Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya.

Related video of Struktur Resume Jurnal: Tips untuk Menyusun Resume Jurnal yang Efektif

Leave a Comment